Kompolnas Gelar FGD untuk Bahas Maraknya Plat dan STNK Palsu Institusi - Inside Berita

Kompolnas Gelar FGD untuk Bahas Maraknya Plat dan STNK Palsu Institusi

Foto: Kompolnas menggelar focus grup discussion bertajuk ‘Penerapan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan’ (Rumondang Naibaho/detikcom)

Jakarta – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengadakan diskusi fokus grup dengan judul ‘Penerapan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan’. Kegiatan ini dilakukan karena temuan pelanggaran lalu lintas yang sering ditemukan Kompolnas.

“Hari ini Kompolnas bersama stakeholder terkait menyelenggarakan FGD. FGD ini kita laksanakan setelah kami dari Kompolnas ini melakukan supervisi pemantauan apa yang terjadi di masyarakat,” ujar Ketua Harian Kompolnas, Benny Jozua Mamoto di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (22/7/2024).

Benny menyoroti salah satu masalah yang akan dibahas yakni mengenai maraknya plat dan surat tanda nomor kendaraan (STNK) palsu di kalangan dan lembaga institusi negara.

“Kita semua tahu ada banyak pemalsuan plat nomor. Saya yakin rekan-rekan media mengikuti itu. Kemudian pemalsuan STNK dan sebagainya,” ucap Benny.

“Kemudian rekan-rekan juga melihat banyaknya plat nomor yang muncul mungkin dari satu institusi dan sebagainya. Nah ini semua tentunya perlu dikembalikan kepada aturan yang ada,” tambahnya.

Dia mengatakan bahwa undang-undang lalu lintas sebenarnya memiliki turunan yang diatur dalam peraturan Kapolri. Dia juga mengatakan bahwa institusi terkait telah bekerja sama untuk menjalankan implementasinya.

Benny menjelaskan, “Maka hari ini kita berkumpul untuk berbicara, untuk merumuskan sama-sama sehingga aparat dapat dengan mudah mengidentifikasi satu plat nomor, benar atau tidak, dari institusi mana dan sebagainya.”

Penting untuk membahas penerapa aturan itu, kata Benny. Dia menyatakan bahwa hal itu terkait dengan laka lantas, kejahatan, dan pencurian.

Di antara narasumber yang dijadwalkan untuk menghadiri Focus Group Discussion (FGD) ini adalah Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan, Danpuspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto, Dirjen Peraturan Perundang-undangan Kemenkumham, Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio, Dosen Transportasi UI Tri Tjahjono, dan Ahli Hukum Nurhasan Ismail.

“Nanti hasil dari FGD ini tentunya berupa rekomendasi yang akan kami sampaikan kepada Kapolri sebagai pihak yang mengawasi masalah lalu lintas ini,” pungkas dia.

Sumber Detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *